Senin, 08 Desember 2014

Game Terbaik Untuk Android

Game adalah salah satu fitur yang wajib ada di setiap android, karena tanpa disadari pemilik android akan melengkapi gadgetnya itu dengan beberapa gamefavoritnya. Tidak bisa dipungkiri pula bahwa salah satu pendorong kemajuan teknologi di dunia untuk PC & Smartphone adalah game. Jika game tidak berkembang pesat seperti sekarang maka rasanya tidak perlu ada smartphone dengan prosesor quadcore dengan RAM 2GB, karena membuka Twitter, Facebook dan aplikasi lainnya tidak seberat itu. Jadi secara tidak langsung, dunia harus berterima kasih kepada game (dan tentunya gamer) karena telah membantu mendorong kemajuan teknologi.

Di bawah ini Daftar 16 Game Android Dengan Grafis Terbaik yang pernah ada seprti yang dilansir Gamesinasia. Jika kamu mempunyai gadget yang kencang maka game di bawah ini akan menguji kemampuan gadget sampai batas maksimal. Selamat menjajal gadget kencang kamu! 

1.Sine Mora



Jika Sine Mora tidak berhasil membuat kamu kagum dengan kualitas grafisnya maka tidak ada game dalam daftar ini yang bisa. Ini karena Sine Mora termasuk dalam kategori the best of the best dalam hal grafis. Bukan saja kualitas 3D-nya yang mantap namun Sina Mora juga mempunyai tingkat kedalaman dan detail dari lingkungan yang benar-benar diperhatikan. Ini sebenarnya tidak aneh karena pada awalnya Sine Mora bukanlah game mobile namun game Xbox 360 dan PS3 yang kemudian di-porting ke mobile. Selain kualitas grafisnya yang luar biasa, gameplay dari Sine Mora juga termasuk kelas atas dengan 50 senjata dan boss fight yang seru. Namun Sine Mora datang dengan satu “masalah kecil” dan itu adalah harganya yang cukup mahal. 

2. Riptide GP 2



Riptide GP2 adalah game yang digunakan oleh Google untuk memamerkan fitur Google Play Service baru mereka. Walaupun pada saat demo, mereka mengalami kendala (tidak bisa mencari teman bermain lewatGoogle Play Service) namun Riptide GP2 tetaplah salah satu game dengan kualitas visual paling indah yang ada di Google Play. Konsep game-nya adalah racing namun dengan speed boat futuristik. Bagian terbaiknya adalah walaupun game ini tidak gratis namun harganya sangat murah yaitu hanya $0.99 saja! Wajib punya. 

3. Reaper



Reaper memang bukan game 3D namun presentasi visual game yang satu ini benar-benar istimewa. Grafisnya sangat detail dengan penggambaran lingkungan yang bervariasi. Kamu juga akan menemukan berbagai bentuk musuh yang berbeda-beda dengan karakter yang unik dalam level-level yang dirancang secara menarik. Serangan musuh juga digambarkan dengan sangat indah, sebagai contoh ada sebuah musuh yang menembakkan 1 orb ke udara kemudian orb tersebut meledak seperti kembang api. Saya bahkan terpukau dengan orb ini sampai-sampai saya game over hanya karena diam memandang efek yang indah ini. 

4. Team Dragon



Pertama kali melihat Team Dragon di Google Play saya sama sekali tidak tertarik karena dalam pikiran saya ini pasti game tipuan yang mengambil gambar dari game fighting console yang belum pernah saya mainkan. Tapi begitu saya mainkan ternyata memang grafis sesuai dengan screenshot-nya, sampai saya sedikit tidak percaya. Team Dragon secara visual adalah game fighting yang sangat baik, namun sayangnya gameplay-nya kurang deep dengan sistem combo yang kasual. Namun jika kamu punya $4 dan ingin have fun dengan game fighting casual 3D maka kamu tidak akan menemukan yang lebih baik dari Team Dragon.

5. Real Boxing™



Jika Team Dragon terlalu kasual dan juga mahal maka kamu bisa mencoba Real Boxing yang merupakan game fighting 3D dengan kualitas grafis yang benar-benar baik terutama dalam hal lighting. Real Boxing juga mempunyai fitur multiplayer untuk kamu beradu tinju dengan teman kamu lewat internet. 

6. Dead Trigger 2



Bahkan untuk ukuran game 1 tahun yang lalu Dead Trigger masih dapat dibilang salah satu game dengan grafis terbaik, namun itu tidak membuat Mad Finger selaku game developer ini terlena. Lewat game terbarunya mereka yaitu Dead Trigger 2, Mad Finger kembali lagi membawa grafis game mobile ke tahap yang lebih tinggi sehingga mulai mengaburkan batas antara konsol dengan grafis. Tapi tentu saja kamu akan membutuhkan gadget dengan GPU kencang untuk menjalankan game ini dengan maksimal. 

7. Real Racing 3



Terlepas dari kontroversi penggunaan IAP di dalamnya, Real Racing 3 adalah game dengan gameplay dan grafis terbaik untuk genre racing di Android. Setiap mobil ditampilkan dengan detail lengkap dengan efek tabrakan. Kamu juga bisa bahkan melihat pantulan langit dari jendela belakang mobil kamu! Must Have. 

8. Modern Combat 4: Zero Hour



Setiap kali seri Modern Combat di-release Gameloft selalu meningkatkan kualitas grafisnya ke tingkat selanjutnya. Tidak terkecuali dengan Modern Combat 4. Tapi yang perlu saya sebutkan adalah dalam seri kali ini kamu akan menemukan lingkungan yang lebih luas dan juga penuh dengan object-object yang sangat detail layaknya console. Ini membuat gameplay-nya jauh lebih seru. 

9. Wild Blood



Wild Blood adalah salah satu game special keluaran dari Gameloft. Kenapa special? Karena ini adalah game pertama dan satu-satunya sampai sekarang yang menggunakan unreal engine. Sebelumnya Gameloft selalu menggunakan engine buatan sendiri yang hasilnya juga sangat mantap seperti yang bisa kamu lihat di Dark Knight Rises dan Modern Combat. Hasilnya sangat memuaskan, detail grafisnya sangat memukau. Dari screenshot di atas saja kamu bisa melihat bahwa lantainya tidak memiliki texture dan detail yang sama satu sama lain. 

10. Need For Speed Most Wanted



Kamu yang mencari jenis kustomisasi yang banyak, ratusan upgrade, dan berbagai cat dan stiker tribal keren untuk dipasang di mobil balap maka akan sedikit kecewa dengan Need For Speed kali ini. Fokus dari Need For Speed kali ini adalah balapan yang lebih casual dengan kustomisasi yang sangat sedikit. Tapi tidak bisa dipungkiri bahwa kualitas grafis yang ditawarkan adalah salah satu yang terbaik untuk genre racing. 

Terima kasih yang telah membaca. Untuk game yang harus membayar dahulu untuk mendownload, anda dapat buka apptoko.com atau mendownload aplikasi AppToko. Di web ini semua game Google Play akan menjadi gratis. Jadi anda dapat mendownload game apapun. 


Alasan Amerika Dijuluki "Negeri Paman Sam"

Paman Sam adalah sebuah istilah yang diciptakan di AS pada masa perang pada tahun 1812 untuk melambangkan Amerika Serikat. Nama istilah ini berasal dari nama seorang penyuplai daging bernama Samuel Wilson yang menyediakan daging-daging kepada para tentara dalam tong-tong bertuliskan "U.S." (singkatan dari United States: Amerika Serikat; namun oleh para tentara dijadikan singkatan dari Uncle Sam: Paman Sam).

Istilah "Paman Sam" juga adalah sinonim untuk Amerika Serikat, khususnya pemerintah Amerika Serikat. Kalimat seperti "Paman Sam perlu..." sering digunakan oleh para kritikus untuk menciptakan bayangan Amerika Serikat sebagai makhluk hidup yang mempunyai keinginan manusiawi.
Paman Sam biasa digambarkan sebagai seorang pria tua yang tinggi dengan topi besar bermotifkan bendera Amerika Serikat (Stars and Stripes: Bintang dan Garis), baju tebal berwarna merah, putih dan biru, serta celana bergaris. Gaya ini diciptakan oleh kartunis Thomas Nast dan kini dikenal umum sebagai gambar sang Paman Sam.
Paman Sam di Amerika sering digambarkan dalam kartun-kartun politik untuk melambangakan Amerika dengan penuh respek oleh para kartunis Amerika. Namun di negara-negara dengan sentimen anti-Amerika, tokoh Paman Sam sering digunakan untuk melambangkan arogansi Amerika.


Pada masa Perang Dunia II, sebuah poster perekrutan tentara yang sangat terkenal diciptakan oleh seniman bernama James Montgomery Flagg pada 1917, dengan gambar Paman Sam menunjuk ke arah pengamat poster disertai tulisan "I WANT YOU!" ("Saya perlu kamu!"). Gambar ini telah ditiru dan diparodikan banyak kali sejak saat itu.

Minggu, 07 Desember 2014

Dampak Positif dan Negatif Globlisasi

Bagaikan dua sisi mata uang koin, globalisasi tidak hanya memberikan dampak positif bagi bangsa Indonesia tetapi bisa juga memberikan dampak yang negatif. Untuk itu, sebagai bagian dari bangsa yang besar ini kita harus bisa memanfaatkan dampak positifnya seoptimal mungkin dan meminimalisir atau buanglah jauh-jauh dampak negatifnya. Hal tersebut semata-mata demi kepentingan bangsa ini agar semakin baik kedepannya. Dan inilah dampak positif dan negatif globalisasi kepada bangsa Indonesia.



Dampak Positif Globalisasi
- Keterbukaan Informasi
Globalisasi membuat akses terhadap informasi semakin terbuka lebar, masyarakat bisa mendapatkan berbagai informasi dari banyak media, seperti televisi, internet, sosial media, dan lain-lain. Ini membuat masyarakat semakin terbuka, cerdas dan berpikir kritis. Ini merupakan salah satu dampak positif yang ditimbulkan dari globalisasi terhadap bangsa Indonesia.
- Komunikasi Semakin Mudah dan Cepat
Dulu mungkin orang tua kita membutuhkan waktu lama (berhari-hari) untuk berkomunikasi dengan temannya yang berada dinegara lain melalui media komunikasi konvensional surat menyurat. Tetapi saat ini era tersebut sudah usang, masyarakat lebih menyukai menggunakan media komunikasi yang murah dan cepat yaitu dengan telepon, internet dan sosial media
- Berkembangnya Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
Dampak positif dari globalisasi lainnya adalah semakin berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia. Globalisasi memungkinkan orang-orang yang pintar Indonesia menuntut ilmu diluar negeri seperti di Amerika Serikat dan Eropa. Dan jika sudah selesai diharapkan mereka-mereka itu bisa menerapkan dan mengaplikasikan ilmunya di Indonesia.
- Perekonomian Indonesia Semakin Menggeliat
Globalisasi membuat laju perekonomian dinegeri ini semakin menggeliat. Hal tersebut bisa terlihat dari neraca perdagangan kita yang terbilang baik karena nilai ekspor dan impornya relatif seimbang. Selain itu, Indonesia juga selalu dilirik oleh dunia internasional sebagai tempat terbaik untuk berinvestasi terutama untuk sektor pertambangan, pertanian dan industri tekstil.
- Meningkatnya Taraf Hidup Masyarakat
Dunia yang tanpa batas saat ini memungkinkan seseorang untuk berusaha meningkatkan taraf hidupnya dan juga keluarganya. Tidak sedikit warga negara kita yang bekerja diluar negeri untuk membiayai kebutuhan keluarganya didalam negeri. Meskipun demikian, sudah seharusnya era globalisasi ini diimbangi dengan manusia yang berpendidikan dan berkarakter.
Dampak Negatif Globalisasi
- Informasi Tak Terkendali
Globalisasi tidak hanya memberikan berjuta manfaat untuk kita semua, melainkan juga terdapat dampak negatifnya, salah satunya adalah arus informasi yang tak terkendali. Tidak semua informasi itu baik untuk kita, ada juga informasi yang tidak baik dan tidak sesuai dengan kepribadiaan kita. Oleh karena itu, era globalisasi ini harus diimbangi dengan Spiritual Quotient.
- Westernisasi (kebarat-baratan)
Dampak negatif globalisasi yang juga dirasakan oleh bangsa Indonesia saat ini adalah menjamurnya budaya barat. Jika hal itu baik maka boleh kita tiru, jika sebaliknya maka buanglah jauh-jauh. Kenyataannya saat ini banyak sekali budaya barat yang hype di Indonesia tetapi sebaliknya jarang sekali orang-orang yang mau melestarikan budaya asli Indonesia itu sendiri.
- Sikap Individualiasme
Saat ini, kita memerlukan bantuan alat atau perangkat untuk mempermudah aktifitas kita dan kita merasa tak perlu lagi bantuan manusia. Hal ini yang menyebabkan manusia semakin individualistik, padahal hakikat manusia sebenarnya adalah mahluk sosial. Kemajuan teknologi dan ilmu pengetahuan menyebabkan orang-orang cenderung individualistis.
- Kesenjangan sosial semakin besar
Sudah menjadi rahasia bersama jika gap antara orang miskin dan orang kaya dinegeri ini sangat besar sekali. Satu sisi globalisasi membuka peluang untuk orang-orang yang berpendidikan, sedangkan disatu sisi lagi globalisasi membuat orang-orang kecil semakin sulit bertahan hidup. Ini yang menyebabkan kesenjangan sosial di Indonesia semakin lebar setiap tahunnya.
- Pola Hidup Konsumtif
Dampak negatif dari globalisasi lainnya adalah meningkatnya konsumerisme dikalangan masyarakat Indonesia. Sifat Konsumtif dibentuk oleh kita yang cenderung berbelanja produk-produk yang kita inginkan bukan yang kita perlukan. Kemudahan akses dalam berbelanja dan menbanjirnya produk-produk branded menyebabkan pola hidup konsumtif semakin merajalela.
Nah itulah pembahasan mengenai dampak positif dan negatif globalisasi yang masuk ke tanah air. Sebagai warga negara yang baik dan mencintai negeri ini sudah seharusnya untuk kita mengoptimalkan manfaat dari globalisasi dan meminimalisir atau membuang jauh-jauh dampak negatifnya. Tentunya kita semua berharap dengan globalisasi ini kita menjadi bangsa yang besar dimana masyarakatnya menjadi makmur dan sejahtera.













10 Game Yang Berbahaya Untuk Anak Anda

Video game dikembangkan untuk menjawab kebutuhan manusia akan hiburan. Tapi, tak jarang video game justru memicu kontroversi, bahkan terpaksa sejumlah negara melarang peredaran sebuah video game. Alasan pelarangan video game bermacam-macam, mulai dari konten berisi kekerasan hingga dianggap mempromosikan perjudian.


10. Pokemon




Game seri Pokemon dilarang di Arab Saudi. Penyebab pelarangan tersebut karena permainan kartu ini dianggap mempromosikan perjudian. Pada tahun 2001, semua produk dari franchise Pokemon dilarang karena juga terkait dengan Zionisme dan intoleransi keagamaan lainnya. Game tersebut diklaim memuat fitur salib, dan "The Star of David" lambang negara Israel.

9. Carmageddon




Pada tahun 1997, Carmageddon dinilai telah menyimpang di mana menampilkan gambar-gambar kekerasan yang berlebihan. Fantasi-fantasi kekerasan yang dimunculkan membuat game ini dilarang di Brasil, Jerman dan Inggris.

8. Football Manager 2005



Game bertema sepakbola ini dilarang di China pada 2005. Pemerintah Republik Rakyat China mengklaim permainan ini melanggar UU China karena memuat konten berbahaya bagi kedaulatan China dan integritas teritorial. Pasalnya di Game ini, FM 2005 memasukan Tibet dan Taiwan sebagai negara terpisah dari China.

7. Mortal Kombat



Brazil dan Jerman melarang peredaran game ini karena game pertarungan tersebut kerap menampilkan darah berlebihan. Sejak tahun 1992, seri Mortal Kombat telah membawa kontroversi untuk game. Bahkan Entertainment Software Rating Board (ESRB) akhirnya mengharuskan semua permainan video untuk dinilai dan diberi label peringatan pada kemasan game.

6. Left 4 Dead 2



Pemerintah Australia dan Jerman melarang game ini karena tak memberikan label peringatan agar game tersebut hanya dimainkan orang dewasa berusia 18 tahun ke atas. Gambar-gambar yang dimunculkan seringkali berlebihan, sebut saja zombie, pemotongan, detail luka dan tumpukan mayat.

5. Bully



Dilarang di Brazil, Inggris dan Amerika Serikat. Game ini dianggap mengajak anak-anak sekolah untuk berbuat keonaran di sekolah dan dianggap dapat merusak moral generasi muda.

4. Grand Theft Auto



Game ini dilarang di Australia dan AS dan selalu menjadi kontroversi. Meski game ini cukup canggih dengan menggunakan perspektif Google Maps, tema inti dari game ini dianggap mengajarkan perampokan, kekerasan dan narkoba. Bahkan dalam seri GTA: San Andreas, fitur game ini menghadirkan sebuah game mini yang bertajuk Hot Coffee. Dalam game mini itu terdapat adegan antara dua karakter game yang sedang melakukan hubungan seksual. Sontak, tim sensor game langsung me-rating game tersebut.

3. Call of Duty



Dilarang di Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Rusia dan Kuba. Game perang seperti Call of Duty ini dianggap telah melencengkan sejarah karena lokasi dan waktu yang digunakan dalam tema perang biasanya diambil ketika zaman peperangan di suatu negara. Seri Call of Duty yang paling menuai kontroversi adalah Modern Warfare 2 dan Black Ops. Namun begitu, keduanya malah menuai untung yang cukup besar dari larisnya penjualan software game tersebut.

2. Postal



Postal, game yang mengusung genre 'first-person shooter' menampilak sejumlah adegan yang mengerikan. Gamer diajak untuk menembaki sejumlah pekerja dan warga sipil yang dikisahkan sedang 'mengamuk' di sebuah wilayah berlatar belakang Irlandia. Digamarkan warga sipil dan pemberontak sedang menggenjot produksi obat terlarang untuk keperluan terorisme. teroris game ini dilarang di 13 negara termasuk Australia, Selandia Baru dan Swedia.

1. ManHunt



Pada 2008 Manhunt 2 dilarang beredar karena konten sadisme yang ditampilkannya. Rockstar selaku pengembang sempat merilis versi revisinya, namun, tetap dilarang. Jauh sebelumnya, pada 2004, Manhunt pertama menjadi berita utama koran-koran Inggris menyusul tewasnya seorang siswa 14 tahun akibat ditikam dan dipukul di Leicester, kota Inggris tengah timur. Orang tua korban merasa yakin pembunuhnya memperoleh ilham dari game itu, kendatipun polisi dan pengacara menjelaskan tak ada bukti game itu memainkan peran dalam pembunuhan tersebut. Game ini dilarang di 7 negara, termasuk Jerman, Inggris dan Irlandia.

Terima kasuh telah membaca, semoga artikel in dapat menjadi pengetahuan tambahan bagi anda semua.